Pemenang & Pencundang di Pertandingan Real Madrid vs Juventus

Pemenang & Pencundang di Pertandingan Real Madrid vs Juventus

Posted on

Pemenang & Pencundang di Pertandingan Real Madrid vs Juventus

Juventus sukses menghancurkan Real Madrid dg kedudukan 3-1 didalam laga leg ke-2 fase perempat-final Liga Champions, Kamis (12/04) dini hari WIB. Tapi skor tersebut tidak cukup tuk meloloskan Juventus menuju paruh selanjutnya Sebaliknya, Los Blancos berhak melaju menuju ke fase semifinal persaingan elit antar tim Eropa dgn agregat score 4-3. Di partai leg pertama2 kemarin, team didikan Zinedine Zidane meraih kemenangan 3-0 di Allianz Stadium. Dibawah ini semua pemenang serta pecundang di dalam laga di Santiago Bernabeu itu sebagaimana menurut informasi situs ini.

Pecundang: Gianluigi Buffon – Real Madrid mendapatkan penalti di m penghujung & Buffon (dan seluruh punggawa berjersey kuning) segera mengerubungi pengadil lapangan. Buffon mengerjakan protes ekstra serta dampaknya ia dikartu merah pemimpin pertandingan Michael Oliver. Ini merupakan upaya kurang ideal untuk Buffon buat keluar dari Liga Champions. Menurut statistik ini, Buffon amat jelek di Liga Champions kompetisi musim ini, khususnya di paruh sistem gugur. Rasa-rasanya karirnya di Eropa bakal finish dg kurang istimewa & malah tak dengan cara yg impresif. Buffon begitu krusial di Bernabeu, memperlihatkan performa terbaiknya di kampanye musim ini. Tetapi, kartu merah yng diterimanya seperti menghapus setiap kehebatannya didalam partai ini.

Pecundang: Keylor Navas – Keylor Navas gak mempunyai malam terbeken serta walaupun lolos, kelemahan pertahanan Real Madrid amat jelas tampak yang paling utama adalah datang dr penjaga gawang Kosta Rika. Ketika skor ke 2, Navas terlambat bergerak & kemasukan di dalam jarak dekat serta membikin comeback Juve makin jelas. Navas akhirnya menjadikan Juventus menyamakan agregat score dgn kekeliruan yg dirinya buat. Navas bermaksud menyambut operan silang Douglas Costa namun tangkapannya tidak lengket hingga bola jatuh menuju tanah. Hal ini gak disia-siakan Blaise Matuidi tuk memasukkan bola menuju ke gawang Real. Navas hoki Juventus tak mempunyai peluang emas buat mengujinya lagi sehabis ini sebab ia tentu bakalan tersandung lagi.

Pecundang: Mehdi Benatia – Keahlian bertahannya yng dahsyat memungkinkannya tuk memblok sejumlah crossing & passing Madrid serta mereduksi ancaman. Namun dirinya melenyapkan semua di mnt penghujung saat ia meninggalkan Lucas Vazquez tak ada kawalan di tengah kotak penalti. Ia tahu Vazquez ready buat mengalahkan Buffon, jadi dirinya membuat apa yg dapat ia lakuin serta menabraknya dri belakang. Hal tersebut ternyata jadi pilihan yang keliru lantaran malahan merugikan Juventus. Pengadil lapangan memberikan penalti, Madrid membikin goal dr titik yang berwarna putih, & comeback Juve segera menguap. Semua lantaran Medhi Benatia yng gak mampu memantau pesepakbola sayap Madrid.

Pemenang: Mario Mandzukic – Mandzukic cuma memerlukan tak lebih dari 90 detik tuk membukukan namanya di papan skor, menurut laporan dari website ini. Sehabis lewat dri pengawalan Dani Carvajal, Mandzukic membuat skor melalui sundulan menggunakan operan lambung Sami Khedira. 30 menit berselang, Mandzukic balik membikin goal. Stephan Lichtsteiner mengirim passing silang serta Mandzukic kali ini dirinya membantai Carvajal didalam duel udara & menanduk bola buat menghancurkan Keylor Navas.

Pemenang: Massimiliano Allegri – Performa Juventus sepertinya bisa diacungi jempol. Permainan yg menampilkan nyali serta ketabahan. Mereka dapat mengetahui kelemahan Real Madrid & mengeksplor berulang x tuk mengerjakan comeback yng mustahil. Massimiliano Allegri kerap dikecam oleh beberapa orang sebab tak begitu misterius ataupun lumayan berani, tapi tanpa pesepakbola terbaiknya (Paulo Dybala yg kena suspensi) Juventus berlaga keren dg mental yng berani. Allegri berani serta tegas & menjalankan semuanya buat membuat langkah mustahil serta comeback dr defisit 3 goal. Jelas, ia akhirnya tumbang, namun penampilan Juventus ini bakal jadi pembuktian & mungkin bakalan selalu dipertahankan Juventus asalkan dirinya mengharapkan hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *